Mengambil Resiko Untuk Keberhasilan
https://onani-crot.blogspot.com/2014/07/mengambil-resiko-untuk-keberhasilan.html
Seseorang
pengusaha sukses di bidang medis dan pendidikan mengatakan bahwa yang
terpenting dalam berwirausaha adalah “ketekunan.” Dia juga memberikan
contoh banyaknya pengusaha sukses yang justru tidak sukses dalam
pendidikannya. Justru orang-orang yang mempunyai nilai akademis yang
tinggi biasanya malah tidak sukses dalam dunia usaha.
Berani Mengambil Resiko
Seseorang yang
lain juga menonjolkan sifat-sifat keberanian dari seorang pengusaha.
Seorang pengusaha harus berani mengambil resiko walau pun secara
perhitungan matematis mungkin tampak tidak menguntungkan, tetapi justru
seringkali malah menguntungkan. Bahkan keuntungannya tidak sedikit,
tetapi banyak sekali.
Terampil & Tidak Putus Asa
Biasanya
pengusaha sukses itu pernah mengalami beberapa/banyak kegagalan. Tetapi
karena mereka tidak mengenal putus asa dan selalu bangkit, selain
memperoleh pelajaran dari pengalaman, mereka jadi terampil dalam
mengatasi banyak hal dalam berwirausaha.
Berdoa
Rupanya para
pengusaha sukses juga rajin berdoa. Maklum saja karena selama
berwirausaha mereka seringkali mempertaruhkan segalanya, termasuk
hidupnya & keluarganya demi kegiatan berwirausahanya.
Seseorang konsultan usaha pernah memberikan ilustrasi tentang pentingnya doa bagi pengusaha.
Kalau saya memulai usaha sendiri, sudah pasti saya & keluarga akan berdoa dengan sangat khusuk & tekun untuk memohon agar usaha saya berhasil. Tetapi jika saya berwirausaha bersama banyak teman, maka yang turut berdoa akan lebih banyak lagi, tidak hanya saya dan keluarga saya, tetapi juga mereka dan keluarga mereka.
Berani Berubah
Seorang yang
memulai usaha sendirinya harus berani menghadapi perubahan yang bakal
mengubah seluruh hidupnya. Perubahan itu bisa positif mau pun negatif.
Tetapi sebagai langkah awal, para pemula harus memiliki tekad yang kuat
untuk mau berubah dan menghadapi segala tantangan yang bakal
menghadangnya.
Seseorang
konsultan memberikan tes bagi para pemula atau pengusaha kurang sukses
yang ingin memulai usahanya atau yang ingin agar usahanya sukses. Tes
yang dilakukan sangat sederhana dan dilakukan saat konsultan tersebut
bertemu calon kliennya untuk pertama kali.
Biasanya para
pemula atau pengusaha kurang sukses tersebut ingin segera mendapatkan
konsultasi atau resep-resep mujarab yang instan demi kesuksesan atau
kelanggengan usahanya. Tetapi sebelum melakukan konsultansi, sang
konsultan menilainya dan memberikan test.
Suatu ketika
sang konsultan menemui calon klien yang tampak bangga dengan kumisnya.
Memang kumisnya sangat rapi dan bagus bentuknya. Dengan kumisnya itu,
sang calon jadi tampak gagah & ganteng. Sesekali sang calon
merapikan kumisnya dengan tangannya untuk memperbaiki bentuknya.
Sang konsultan
memberikan tes baginya, yaitu dengan menyuruhnya untuk mencukur habis
kumisnya. Tetapi kontan sang calon menolak dan akhirnya sang konsultan
menolak menanganinya dan mengatakan bahwa dia tidak berani menerima dan
menghadapi perubahan yang sebenarnya sangat penting dalam dunia usaha.
Pandai Mengelola
Seseorang
pernah berkata: “Pengusaha yang sukses itu adalah pengusaha yang mampu
mempekerjakan orang-orang yang cerdas di bidangnya.” Memang benar
adanya. Kesuksesannya ditopang oleh para pekerjanya yang berkompeten di
bidangnya. Nah, dengan demikian para pengusaha harus mampu memilih dan
mempekerjakan orang-orang seperti ini.
Selain dapat
mengelola sumberdaya manusia, para pengusaha juga harus pandai mengelola
sumber daya yang lain, misalnya aset, keuangan, dll. Kemampuan
mengelola ini justru seringkali tidak ditemui di orang-orang cerdas yang
akhirnya menjadi karyawan dari si pengusaha.
Seger & Pinter
Ini ada sebuah nasehat dari seorang motivator usaha:
“Kalau badan Anda segar, jadilah militer. Kalau otak Anda pinter, jadilah profesor. Tapi kalau badan Anda seger dan otak Anda pinter, jadilah wirausahawan.”
Jadi dia
menekankan pentingnya kesegaran tubuh dan kepintaran otak. Syukurlah
jika kita bisa memiliki keduanya. Paling tidak modal sukses sudah ada
pada kita.
Kemauan Terus Belajar
Seorang
pengusaha sukses pernah berkata bahwa semua usahanya, baik yang gagal
mau pun berhasil itu adalah tempat belajarnya. Dan dia mau untuk terus
mempelajari setiap usahanya. Bahkan tidak hanya mempelajari apa yang
telah dia peroleh dari pengalamannya atau dari teori atau buku, dia juga
melakukan percobaan-percobaan dan bermanuver dalam usahanya.
