Ragam Sebutan Ilmu Pelet
https://onani-crot.blogspot.com/2014/07/ragam-sebutan-ilmu-pelet.html
Menurut
Wikipedia, Pengertian ilmu pelet adalah ilmu
yang berhubungan dengan hal gaib yang berfungsi
untuk mempengaruhi alam bawah sadar atau perasaan
seseorang agar tumbuh perasaan suka dan sayang
atau cinta kepada orang lain.
Bisa dikatakan, ilmu pelet
yang juga terkenal dengan Pengasihan ini merupakan
budaya mistik dan tradisi serta kultur yang
banyak dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat
akan hal-hal gaib. Bahkan menurut informasi,
hampir setiap negara memiliki budaya dan kultur
atau lebih kerennya dikatakan, setiap negara
dan wilayah memiliki ilmu pelet masing-masing.
Aslinya, kata pelet yang populer
di tanah Jawa (Jawa timur, Jawa Tengah - Yogya,
Jawa Barat) tidak memiliki arti kata. Dan ilmu
atau sihir yang sekarang dikenal sebagai pelet
tersebut ternyata diambil dari sebuah cerita
legenda yang sangat populer era tahun 1970'an
yaitu Sandiwara Radio Nini Pelet dari Gunung
Ceremai. Jadi aslinya ilmu ini tidak memiliki
nama khusus sampai awal tahun 80'an.
Sementara di daerah lain, terdapat
banyak istilah untuk ilmu memikat lawan jenis
ini, diantaranya :
Daerah Sumatra Melayu disebut
Pekasih.
Ranah Minang disebut sebagai Pitunang.
Tanah Batak disebut Dorma.
Kalimantan Barat disebut Kundang.
Kalimantan Timur disebut Pitunduk.
Ranah Minang disebut sebagai Pitunang.
Tanah Batak disebut Dorma.
Kalimantan Barat disebut Kundang.
Kalimantan Timur disebut Pitunduk.
Namun tak jauh, kebanyakan ilmu pelet ini dilakukan dengan berbagai macam ritual, mantra dan atau menggunakan tulisan-tulisan (azimat).
Ilmu pelet pengasihan
Salah Satu Media yang banyak dipakai sebagai Pelet : Minyak wangi/Parfum
Salah Satu Media yang banyak dipakai sebagai Pelet : Minyak wangi/Parfum
Jika ditilik secara sejarah,
ilmu mempengaruhi perasaan lawan jenis ini telah
hadir di Indonesia sejak jaman Jawa Kuno, dan
digolongkan sebagai aliran ilmu hitam, walau
banyak yang menyatakan bahwa ilmu pelet juga
memiliki aliran putih, dengan alasan mempergunakan
ayat-ayat dalam kitab suci agama-agama, misalnya
ilmu pelet dari Al-Qur'an dan sebagainya. Namun
yang jelas, secara agama, terutama Islam dan
Kristen-Katolik menyatakan, segala perbuatan
yang berupa aktifitas sihir adalah perbuatan
dosa besar dan haram.
Namun walau masuk dalam kultur
dan budaya kuno, ternyata tidak sedikit
orang-orang yang secara pendidikan telah jauh
lebih modern masih mempercayai hal-hal seperti
ini. Sudah bukan rahasia, begitu banyak pejabat
sampai dengan artis-artis yang mempergunakan
pelet dan susuk agar terlihat lebih berwibawa,
cantik, menarik dan membuat orang terpesona
atau jatuh cinta.
Secara sains dan ilmu pengetahuan modern, fenomena ilmu pelet ini sangat sulit untuk di jabarkan, karena jelas, jalur atau basis pemikiran kedua hal ini sangat bertentangan, kalau sains menggunakan logika dan nalar, sementara ilmu pelet mempergunakan hal magis dan mistis, sama mistis dan misteriusnya dengan manusia serigala.
