Sebab-sebab Orang Sulit Kaya
https://onani-crot.blogspot.com/2014/08/sebab-sebab-orang-sulit-kaya.html
Banyak orang ingin punya uang
berlebih, segala macam cara ditempuh mulai dari bekerja di sebuah perusahaan
sampai menjadi pengusaha mandiri. Namun ada beberapa hal yang mendasar yang
terkadang orang lupa sehingga ia sulit mencapai kemerdekaan finansial.
Berikut ini beberapa hal yang harus anda hindari karena bisa mengancam kesehatan finansial anda, seperti dikutip dari freefrombroke.com
1. Tidak punya anggaran
2. Tidak punya gambaran untuk
pengeluaran bulanan
Belum punya catatan anggaran,
setidaknya anda harus punya perkiraaan biaya pengeluaran per bulan. Gambaran
dan catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering
tanpa sadar anda keluarkan.
3. Tidak punya investasi yang
menghasilkan
Anda bisa mengucapkan selamat
tinggal kepada kondisi finansial anda karena akan segera mati jika tidak punya
satu pun investasi yang menguntungkan, minimal yang bisa menghasilkan uang
meski hanya sedikit. Jangan pakai internet hanya untuk belanja online, tapi
juga cari informasi mengenai instrumen investasi, dan berinvestasilah!
4. Tidak menyadari perkembangan
ekonomi terkini
Meski mereka mendewakan uang (untuk
dihambur-hamburkan), orang yang boros tidak akan tahu mengenai perkembangan
ekonomi terakhir. Eropa krisis, oh? Indonesia masuk investment grade, apa itu?
Barulah setelah uangnya habis, mereka sadar bahwa kelakuannya sia-sia.
5. Tidak menikmati karirnya tapi
diam saja
Jika anda tidak suka dengan karir
yang anda jalani, jangan diam saja, masih banyak pilihan karir di luar sana
yang siap anda garap. Jika diteruskan, selain tidak produktif juga tidak
membuat anda nyaman dalam mencari uang.
6. Tidak punya prioritas dalam
finansial
Tentu saja, hal pertama yang dia
lihat akan dia beli untuk orang-orang yang suka boros. Mereka tidak punya
prioritas dalam hidupnya, bahkan untuk menabung sekalipun.
7. Sering ganti-ganti mobil
Membeli mobil, baik itu kredit atau
tunai sebaiknya dilakukan dengan rencana jangka panjang. Jangan sampai, anda
cuma membeli mobil dengan perkiraan kalau anda bosan tinggal beli lagi. Jangan
biarkan perasaan gengsi anda menang dalam posisi seperti ini. Tak usah sombong
karena tidak bagus secara finansial.
8. Tidak merawat barang
Orang yang boros tidak hanya karena
sering menghamburkan uang, tidak menghargai barang yang dibeli pakai uang
termasuk pemborosan. Bahkan, orang yang malas merawat barang biasanya tidak mau
memperbaiki sesuatu jika rusak, tapi memilih untuk beli yang baru. Itulah
kenapa biasanya mereka punya mobil baru, komputer baru, handphone baru.
9. Membeli TV layar datar berukuran
raksasa
Semua orang pasti ingin tv raksasa
di rumah supaya bisa merasa punya bioskop pribadi. Tapi, kalau anda berpikir
jernih, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain. Tak perlu memaksakan diri
sampai mencicil segala. Memangnya tidak ada layar datar yang berukuran lebih
kecil? Dan bukankah tv tabung juga masih tersedia? Atau anda merasa ketinggalan
jaman dengan tv model lama?
10. Langganan TV Kabel Premium
Siapa yang tidak suka dengan
acara-acara HBO atau Fox? Sah-sah saja jika anda ingin berlangganan channel
tersebut, tapi jangan sampai anda ingin berlangganan seluruh channel yang
disediakan oleh operator kabel.
Bahkan, mereka akan memaksa anda
berlangganan secara paket karena lebih murah, padahal tidak. Akui saja, tidak
mungkin semua channel lainnya anda tonton juga setiap hari. Alangkah sayangnya
jika anda menghabiskan Rp 1 juta sebulan hanya untuk tv berlangganan.
11. TV di setiap ruangan
Setelah punya tv raksasa dan TV
berlangganan yang cukup mahal, anda masih ingin menikmati semua salurannya di
setiap ruangan, maka anda memutuskan membeli TV untuk disimpan di tiap sudut
rumah. Anda pasti senang menonton TV sampai tidak rela untuk ketinggalan setiap
acaranya.
12. Sering makan di luar
Selain tidak sehat bagi tubuh,
sering makan di luar juga membahayakan kesehatan finansial anda. Jangan sampai
anda terbiasa disajikan makanan oleh orang lain padahal anda atau istri anda
bisa menyiakan sendiri, dengan harga yang lebih murah.
13. Berganti-ganti ponsel
Sudah jelas, sering berganti-ganti
ponsel (apalagi mengejar tren model terbaru) adalah pemborosan nomor wahid.
Jika dipikir baik-baik, harga produk elektronik yang sudah dibeli tidak pernah
naik, berbeda dengan rumah atau tanah.
Nilai barang yang anda beli akan
berkurang seiring waktu. Anda akan sangat rugi kalau mencicil ponsel, begitu
lunas, nilai sebenarnya sudah jauh berkurang dari harga awal. Biasanya,
orang-orang seperti ini selalu mengaku tidak rugi karena mendapat kepuasan dari
gonta-ganti ponsel.
14. Tidak pernah berolahraga
Apa hubungannya berolahraga dengan
kondisi keuangan? Banyak. Tubuh yang sehat adalah aset yang harus dijaga
baik-baik. Semakin anda sehat, semakin banyak kesempatan mencari uang. Jika
anda sakit-sakitan, selain susah mencari uang juga anda harus mengeluarkan uang
banyak untuk biaya perawatan.
15. Sering belanja baru bermerek
terkenal
Pakaian terbaru dengan merek
terkenal selalu menjadi musuh finansial anda. Jangan sampai tergoda dan
terjebak untuk membelinya kecuali anda benar-benar butuh. Anda butuh merek?
Mungkin saja, untuk mereka yang ingin dipandang oleh orang lain. Sesuaikan
merek dengan kebutuhan.
16. Banyak beli hadiah untuk hari
raya
Pernah dengar cerita orang yang
terjerat utang kartu kredit hanya gara-gara lebaran kemarin terlalu banyak
membeli barang untuk dibagi-bagi keluarga dan tetangga di kampung? Berbagi itu
indah dan menghubungkan tali silaturahmi, tapi bukan berarti anda harus
berkorban begitu banyak bukan?
17. Upgrade komputer setiap tahun
Orang yang boros senang
mengganti-ganti komponen komputer sesering bayi mengganti popok. Mereka selalu
punya alasan untuk membeli komponen baru setiap beberapa bulan sekali. Ya anda
betul, komputernya bahkan tidak dipakai untuk membantu pekerjaan.
18. Punya banyak gadget
Punya banyak alat-alat elektronik (gadget)
yang terkadang dengan fungsi yang sama. Ingin dengar musik, punya iPod atau MP3
player. Ingin main game, punya iPod Touch atau Sony Playstation Portable (PSP).
Ingin berselancar di internet, punya iPad atau Samsung Galaxy Tab. Ingin baca
buku, punya Kindle atau Kobo eReader. Kalau dipikir-pikir, semua fungsi
tersebut bisa ditemukan di satu ponsel pintar saja.
